FB »

Pages

Jumat, 27 Desember 2013

Aturan Desain Untuk Kenegaraan


Tiap-tiap negara mempunyai aturan tersendiri untuk sebuah desain. Bahkan sebuah desain dapat mencerminkan suatu negara tertentu, aturan-aturan desain juga harus sesuain dengan aturan-aturan hukum pada tiap-tiap negara. Dalam negeri sendiri, desain yang dibuat harus sesuai dengan aturan-aturan dan norma-norma yang berlaku. Tidak boleh mengandung rasis, sara, dan sebagainya yang mana dapat menimbulkan permusuhan antar ras di Indonesia, dikhususkan aturan desain tentang ras sangat diperhatikan sekali, karena di indonesia terdapat beribu-ribu ras.



Pada negara lain untuk aturan desain mungkin sama yaitu tidak boleh mengandung hal-hal yang dapat menimbululkan perpecahan. Mungkin perbedaannya hanya desain yang sedikit bertentangan seperti pornografinya. Terutama di negara amerika dan negara-negara eropa , banyak desain yang mengandung pornografi seperti desain cover majalah-majalh dewasa, dan poster-poster sebuah film.




Pengaruh Sosial Desain Terhadap Usia


Desain dan warna dapat memberikan pengaruh tersendiri pada setiap tingkatan usia. Ada tiga kategori umum dalam tingkatan usia yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa. Setiap tingkatan usia memiliki selera desain dan warnanya masing-masing.

Anak-Anak
Pada tingkatan ini desain yang sesuai adalah desain yang penuh dengan warna cerah serta warna yang bermacam-macam seperti bentuk pelangi dan sebagainya. Anak-anak juga menyukai desain yang memiliki bermacam-macam gambar, seperti karakter dalam tokoh kartun dan sebagainya. Maka dapat disimpulkan warna dan desain yang sesuai untuk anak-anak adalah yang memiliki warna dan gambar yang menarik dan beragam.



Remaja dan Dewasa
Pada tingkatan ini desain yang sesuai adalah dengan desain yang memiliki gambar dan warna simpel dan sederhana.  Remaja juga menyukain desain dan warna yang sesuai dengan karakter dirinya. Dewasa lebih menyukai desain yang sederhana dan sopan.



Penggunaan Desain dan Warna Serta Efek Sosial yang Ditimbulkan


Warna & Desain

Warna
Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Warna juga dapat mengandung arti dari suatu sifat yang masing-masing memiliki karakteristik, intensitas, corak, dan nada tertentu. Setiap individu memiliki warna favoritnya masing-masing. Warna dapat digunakan sebagai media untuk mengekpresikan diri. Warna merupakan suatu unsur yang tidak dapat berdiri sendiri. Penampilannya selalu mempengaruhi dan menententukan warna lain yang berada di sekitarnya. Warna merupakan tampilan fisik pertama yang biasanya terlihat ketika memandang sesuatu. Setiap warna memiliki suatu kesan yang berbeda-beda. Dengan memahami berbagai hal mengenai warna akan memudahkan kita untuk mendapatkan pandangan yang tepat mengenai tata warna itu sendiri.




Warna bagi kehiduan sosial mempunyai banyak manfaat, bagi seseorang yang sedang berduka maka warna yang sesuai adalah hitam. Selain berduka, masih ada lagi kebiasaan pemakaian warna yang biasa digunakan dimasyarakat. Untuk mengekspresikan cinta atau kasih sayang contohnya. Rasa cinta biasanya dilambangkan dengan warna merah muda. Misalnya seperti yang sering dijumpai pada waktu perayaan hari Valentine akan sering ditemui warna merah muda. Mulai dari etalase toko-toko, penjual kembang, dan penjual pernak-pernik valentine terutama yang diperlukan anak-anak muda untuk menyatakan rasa cintanya pada seseorang.


Desain
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata desain bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, desain memiliki arti proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru. Sebagai kata benda, desain digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata. Desain memiliki banyak fungsi diantaranya, dapat digunakan untuk kelompok tertentu, menggambarkan simbol wilayah, keperluan berbisnis, dan lain-lain.
Misalnya pada suatu foto terdapat tampilan seseorang siswa yang sedang tertidur ketika jam belajar berlangsung, serta seorang guru yang sedang mengajar. Beberapa orang mungkin akan mengartikan foto tersebut menggangu, namun sebagian orang tertentu yang meragukan keaslian foto tersebut dapat membuat mereka berpendapat lain. Baik tampilan pada foto tersebut ternyata hanya sandiwara atau pun kejadian nyata.  



Pada dasarnya desain merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda. Desain merupakan langkah awal sebelum memulai dalam membuat suatu benda, seperti baju, furniture, bangunan, dll. Pada saat pembuatan desain biasanya mulai memasukkan unsur berbagai pertimbangan, perhitungan, citra, rasa, dll. Sehingga dapat dikatakan bahwa sebuah desain merupakan bentuk perumusan dari berbagai unsur termasuk berbagai macam pertimbangan di dalamnya.