FB »

Pages

Rabu, 29 April 2015

Membuat Web Sederhana dengan Wix.com





Wix.com adalah salah satu situs pembuatan website yang dikhususkan bagi orang yang belum membuat website sebelumnya. Di wix.com pengguna hanya tinggal men-drag dan men-drop desaign yang telah disediakan oleh situs wix.com. Pengguna juga tidak perlu membuat hosting terlebih dahulu, hanya dengan mendaftarkan diri sebagai pengguna wix.com. Maka pengguana telah mendapatkan hosting sesuai yang diinginkan.

Langkah-langkah pembuatan website pada wix.com

  • Langkah Pertama yaitu dengan membuka alamat website www.wix.com
  • Klik tombol “start now”
  • Pastikan kita memilih “I’m a new user” karena kita adalah pengguna baru
  • Isi email dan sandi di bawah kemudian klik “Go”



  • Jika kita telah terdaftar sebagai pengguna wix.com, lalu login menggunakan email dan password. jika belum terdaftar, kita harus terlebih dahulu mendaftar (gratis).



  • Setelah klik go, muncul lagi jendela “Sign Up”, lengkapi data-data seperti email dan sandi yang telah dimasukkan sebelumnya.
 
  • Pilih kategori yang kamu inginkan, misalkan “Design” kemudian pada kotak sebelah kanan pilih “Portfolio” dan klik “GO”.


 
  • Pada halaman ini akan muncul berbagai macam template web yang terkait dengan pilihan kita sebelumnya, yaitu “design” dan    “portfolio”.
  • Pada halaman ini, kita juga bisa memilih template web untuk kategori lain. Termasuk template “blank” dimana kita dapat mendesain tampilan situs web sesuai dengan keinginan kita.



  • Untuk pengenalan, mari kita lihat template “Web-Studio”. Perhatikan di kanan atas terdapat ikon lingkaran biru dengan huruf “i”, bila kita klik akan muncul deskripisi dan kegunaan template ini.
  • Kita pindah ke bagian bawah, akan terdapat tulisan Price: Free (berarti template ini gratis), kemudian ada pilihan “View”  dan “Edit”.
  • Mari kita pilih “View” (tab baru akan terbuka pada browser), pilihan ini berguna untuk melihat seperti apa tampilan situs web ketika dibuka dalam browser. Jadi sebelum kita memutuskan untuk melakukan perubahan, kita bisa melihat terlebih dahulu apakah situs web ini sesuai dengan keinginan kita atau tidak.


Dibawah ini adalah tampilan website yang telah dibuat:



Alamat Web : 



Nama Anggota Kelompok:
Fitra Darmawan (52411910)
Hasto Prasetyo  (59411229)
Heri Purdiawan  (53411333)


WEB SCIENCE

PENGERTIAN WEB SCIENCE

Web science adalah ilmu pengetahuan yang telah diteliti dari Web  karena terjadinya desentralisasi  dalam sistem informasi. Ilmu ini mulai dipraktekan tahun 1990 dan dikembangkan dalam bentuk team yang diberi nama berners-lee. Pada waktu itu baru dikenalkan dalam berbentuk web 1.0 yang masih bersifat read-only, kemudian dilanjutkan dengan generasi web 2.0 yang bersifat menulis dan membaca (read-write), sedangkan pada generasi web 3.0 itu hanya untuk mengembangkan hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan mesin, dan mesin dengan mesin.



SEJARAH WEB SCIENCE 

Web merupakan suatu informasi di mana sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Web sendiri telah dibuat dalam berbagai versi. Berikut ini adalah penjelasan singkat dari sejarah web dan perbedaan dari setiap generasi web .

Web 1.0

Web 1.0 merupakan revolusi baru di dunia Internet, karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Web 1.0 berfungsi sebagai pemberi informasi yang bersifat satu arah. Segala isi website berada ditangan administrator. Web 1.0 ini hanya berisikan segala informasi dan content yang di muat oleh administrator dan hanya bisa dilihat oleh para pengunjung tanpa bisa memberikan comment. Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read atau sebagai pembaca . Bahasa yang digunakan pada Web 1.0 menggunakan bahasa HTML.

Ciri-ciri web 1.0 yaitu :
1. Halaman statis.
2. Penggunaan framesets.
3. Online guestbook.
4. Form HTML hanya bisa dikirim melalui email.
5. Terdapat tombol GIV , berukuran 88x31 pixel.

Web 2.0

Web 2.0 merupakan dari perkembangan dari web 1.0. pada web 2.0 content di dalam web tersebut tidak hanya dipegang oleh administrator , namun pengunjung web dapat memberi comment, polling, foto dan lain sebagainya pada web tersebut. Generasi Web 2.0 saat ini termasuk popular di kalangan pengguna Internet karena bersifat lebih fleksibel dibandingkan dengan generasi web 1.0. Jadi lebih mudah menggunakannya sehingga kita juga bisa mengisi suatu content pada web tersebut.

Perbedaan utama Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna atau pemakai hanya dapat melihat satu persatu konten di dalamnya. Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop. Contoh generasi web 2.0 adalah youtube, google.

Ciri-ciri web 2.0, yaitu :
1. Web sebagai platform.
2. Web menyediakan suatu wadah pengetahuan.
3. Aplikasi web ini akan terupdate secara terus menerus.
4. Model pemrogramannya ringan.

Web 3.0

Setelah web 2.0, pastilah versi selanjutnya adalah Web 3.0. Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Web 3.0 merupakan pengembangan dari website di mana content web tidak hanya dalam format bahasa manusia yang umum , tetapi juga dalam format yang dapat dibaca oleh bahasa mesin . Web ini masih dalam tahap pengembangan. Akan tetapi, banyak yang memperkirakan web ini akan berkembang pesat pada tahun 2010-2020.

Konsep Web 3.0 itu sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Saat menginginkan sebuah kata, kita dapat mencarinya dengan search engine seperti Google. Maka fungsi web menjadi wadah untuk pertukaran data, informasi, dan pengetahuan yang dapat menghasilkan kecerdasan buatan yang dapat mengerti keinginan penggunanya, dengan menggunakan web 3.0 kita juga diberikan keleluasaan untuk dapat melakukan modifikasi pada website itu sendiri. Oleh Karena itu web 3.0 tidak hanya memberikan keleluasaan bagi kita untuk sharing atau memberi comment pada web, namun dengan tambahan bahasa mesin yang terintegrasi pada web dapat memungkinkan bagi mesin untuk memenuhi keinginan kita dan juga kita diberi keleluasaan untuk memodifikasi website.

Kelebihan dari Web 3.0 adalah kita dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Atau dapat dikatakan terdapat pertukaran data antar manusia dengan mesin,mesin dengan mesin dan antar manusia yang telah disempurnakan. Kita dapat meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah payah mencari satu per satu dalam situs-situs Web.

Pada Web 3.0 ditawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.

Web 3.0 terdiri dari:
1. Web semantik
2. Format mikro
3. Pencarian dalam bahasa pengguna
4. Penyimpanan data dalam jumlah besar
5. Pembelajaran lewat mesin
6. Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web



ARSITEKTUR WEB

Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web. Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain, Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.



Sumber :